Fri Jan 20th 2012
Aku mengerti semua ini.
Kau ingin memberi yang terbaik untukku.
Agar kelak tak ada penyesalan dalam hidupku,
Seperti layaknya dirimu yang terus hidup dalam penyesalan yang tak akan mungkin.
Tak akan bisa berakhir.
Kau hanya bisa melupakan penyesalan itu sejenak saat kau mendedikasikan semua kemampuanmu.
Untuk membuat ku tak menyesal seperti dirimu kelak.
Aku paham sekali maksudmu itu.
Maafkan lah aku yang selalu menyia-nyiakanmu.
Mengabaikan semua nasehatmu.
Aku telah salah.
Tapi aku juga tak berdaya untuk menahan godaan yang seakan-akan telah bersemayam dalam darahku.
Telah berhembus dalam nafasku.
Tapi tenanglah.
Aku akan tetap berusaha.
Aku yakin Tuhan akan menolongku untuk kuat menahan semua godaan.
Aku harus bisa membuat kau bangga.
Aku harus membalas semua yang telah kau berikan padaku.
Memang bukan dengan materi.
Karna aku memang tak punya hal yang demikian.
tapi kau akan membalas dengan sebuah senyuman indah di bibirmu itu.
Yang akan selalu kau sunggingkan kala kau mengingat nama ku.
Yang selalu membuat kau salut kala kau sebut namaku.
Aku berjanji atas nama Tuhanku, aku akan berusaha keras untuk membuat kau tersenyum.
Membuat diriku tak menyesal seperti dirimu.
Dan belajar bagaimana cara mensyukuri segala anugrah yang telah ku dapatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar