Kamis, 12 Januari 2012

Apa itu?

Thurs, Jan 12th 2012


Serius apa sih yang kalian omongin?
Kenapa tidak ada seorang pun yang mau memberitahu ku.
Termasuk juga kau.
Baru saja kepercayaan itu datang lagi, serta merta sirna saat ku mengetahui.
Siapa itu? 
Itulah sekarang yang menjadi pertanyaan bagiku, yang mungkin tak akan berani ku tanyakan kepada kau.
Ku hanya bisa menunggu pengakuan dosamu padaku. 
Entah sampai kapan aku tak tahu.
Andai dari dulu kau katakan, ku takkan sekali pun mengikatkan jiwa raga ku pada.
Semua sudah terlambat, aku bukanlah yang pertama.
Takkan pernah menjadi yang pertama.
Aku terima.
Aku terima karna tak ada yang bisa ku lakukan selain itu.
Mungkin hanya menunggu.


Tak sedikit pun air mataku yang jatuh membasahi pipi malam ini,
Hati ini terlalu sakit untuk menerima kenyataan.
Hati ini marah.
Sehingga air mata pun takut untuk keluar.
Andai kau rasakan luka hati seorang perempuan, mungkin kau takkan pernah sekali-kali tuk menyakiti.
Tapi tak mungkin.


Nasi sudah menjadi bubur.
Takkan mungkin bubur kembali menjadi nasi.
Luka fisikku tak seperih luka batinku.
Semua karna itu.
Hal yang tak pernah kau ungkapkan.
Kau biarkan aku tahu sendiri.
Dalam kesendirian mengetahui dosamu padaku.
Yang cukup lama kau pendam. 
Tiga tahun mungkin.
Selamat atas keberhasilanmu menyimpannya.
Tapi maaf kali ini Tuhuan lebih sayang kepadaku.
Dia tak ingin aku selalu dibohongi.
Kau takkan bisa berpaling dari semua pertanyaan yang sudah ada dibenakku.


Terimakasih. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar